Pengertian Big Data

Pengertian Big Data

“Big Data” salah satu kata yang sering saya dengar di kalangan penggiat IT. mungkin anda juga pernah mendengarnya. namun walaupun sudah sering mendengarnya saya sendiri masih bingung apa yang dimaksud dengan Big data. bagi anda yang kurang mengerti atau belum tahu apa itu Big Data, berikut penjelasan tentang pengertian big data

Apa itu “Big Data” ??

Big Data  adalah istilah umum untuk segala kumpulan himpunan data dalam jumlah yang sangat besar dan kompleks sehingga menjadikannya sulit untuk ditangani atau di proses jika hanya menggunakan manajemen basis data biasa atau aplikasi pemroses data tradisional.

Pengertian Big Data


Big Data menjamin pemrosesan solusi data dengan varian baru maupun yang sudah ada untuk memberikan manfaat nyata bagi bisnis. Namun pengolahan data dengan ukuran dan kompleksitas besar tetap sekedar solusi teknologi kecuali jika dikaitkan dengan tujuan bisnis.


Hal terpenting dari Big Data bukanlah sekedar kemampuan teknis untuk mengolah data melainkan manfaat yang dapat disadari oleh perusahaan dengan menggunakan Big Data Analytics Terminologi Big Data diyakini berasal dari perusahaan pencarian web yang mengolah data dengana gregasi yang terdistribusi sangat besar dan tidak terstruktur.

Contoh Big DataContoh Big Data dapat berupa data yang berukuran hingga petabytes (1,024 terabytes) atau exabytes (1,024 petabytes), seperti milyaran hingga triliunan catatan personal seseorang yang semuanya berasal dari sumber berbeda seperti web, sales, customer service, social media, data mobile dan sebagainya.
Data-data ini biasanya tidak terstruktur, sering tidak lengkap dan tidak dapat diakses. Pada saat berhadapan dengan kelompok data yang lebih besar, perusahaan menghadapi kesulitan membuat, memanipulasi dan mengelola Big Data. Big Data sesungguhnya masalah dalaman alisis bisnis karena tools dan prosedur standar tidak didesain untuk mencari dan menganalisa kumpulan data yang massive.
 
sekian sedikit penjelasan tentang Pengertian Big Data , semoga dapat membantu
  • permisi pak, saya baru saja menulis tentang fungsi autocorrelation untuk penentuan pola data time series apakah musiman, tren, atau stationer, di artikel berikut: http://datacomlink.blogspot.com/2015/12/data-mining-identifikasi-pola-data-time.html yang ingin saya tanyakan, apakah ada teknik lain untuk mencari pola data time series selain fungsi autocorrelation ya pak? terima kasih

  • Terima kasih, singkat dan padat.

  • sama sama mbak 🙂

  • Dian Sano

    Selain volume, big data juga mengacu ke beberapa karakteristik lainnya yang mendefinisikan big data seperti variety, velocity, veracity, variability, dan value proposition. Mungkin untuk lebih tentang beberapa “V” yang mjd ciri big data