Pengertian dan Cara Merawat Power Bank

Pengertian dan Cara Merawat Power Bank

It-Jurnal.Com – Pengertian dan Cara Merawat Power Bank . Power Bank adalah sebagai pengisi daya gadget saat kita sedang berada diluar dan jauh dari sumber listrik. Fungsi power bank dapat disebut juga sebagai penyimpan daya atau dapat dianalogikan sebagai batrei cadangan, namun untuk penggunannya kita tidak perlu mencopot batrei handphone, kita cukup menacapkan kabel seperti saat kita men-charger menggunakan charger biasa.

Power bank memang khusus dibuat untuk orang-orang lapangan yang jarang masuk ruangan, dan orang yang sering dalam perjalanan. Benda mungil itu memiliki bermacam-macam kapasitas daya mulai dari ribuan mAh sampai puluhan ribu mAh.

Untuk penggunaan power bank sendiri cukup mudah. Untuk pengisian cukup dilakukan seperti saat kita men-charge handphone biasa. Setelah penuh power bank dapat digunakan. Pemasangannya juga hanya seperti saat kita men-charge handphone biasa. Untuk lama tidaknya sebuah power bank dapat digunakan tergantung dari daya yang dapat disimpan dari power bank tersebut(biasanya dalam ukuran mAh).

Misalnya saja sebuah perangkat Blackberry, memiliki baterai berkapasitas 1500 mAh. Jadi, power bankberkapasitas 6000 mAh dapat mengisi baterai 1500 mAh hingga empat kali charge. Namun ada juga kemungkinan kurang dari empat kali charger, hal ini dikarenakan berbagai sebab misalnya saat pengisian power bank tidak maksimal.

Cara merawat power bank :

Salah satu kesalahan fatal pengguna power bank adalah membiarkan sampai habis baru kemudian dicharge. Ini adalah cara yang salah sehingga menyebabkan powerbank anda cepat rusak.

Isi Power Bank adalah baterai, persis seperti baterai blackberry anda. Jadi cara merawatnyapun sama dengan baterai smartphone anda. 
  • Perhatikan baik-baik jenis baterai Power Bank
  • ada 2 jenis baterai yang umum yaitu Li-ion atau Li-Po
  • Ciri khas baterai Li-Ion adalah lebih berat daripada Li-Po, biasanya harganya lebih mahal karena memiliki umur yang lebih panjang. 
  • Semua baterai berjenis lithium tidak boleh sampai benar-benar habis. Idealnya tinggal 5 – 10% baru dicas / di charge sampai penuh. 
  • Jika anda berniat menyimpan Power Bank anda, pastikan kapasitasnya 40% – 60%. Jangan dihabiskan atau dipenuhkan. 
  • Baterai berjenis Li-Ion atau Li-Po tidak memiliki memory effect. Jadi anda tidak perlu kuatir kalau dicas / dicharge 90% maka kapasitasnya hanya 90%. Baterai yang memiliki memory effect itu jenis Ni-Cad / Ni-MH yang biasanya digunakan untuk notebook entry level. 
  • Powerbank tidak boleh jatuh, apalagi yang kapasitasnya besar.
  • 60% power bank yang terjatuh langsung rusak. Karena itu ada baiknya anda melindungi power bank anda dengan yang empuk-empuk untuk mengurangi efek benturan

Demikianlah Cara Memperbaiki Power Bank yang Tidak Mau Ngecarger semoga bermanfaat untuk anda semua dan jika memang anda mengalami kesulitan silahkan tinggalkan komentar di bawah ini.

  • makasih gan tips cara merawat power banknya y?

  • ucapan yang sama dari saya, walaupun belum punya power banknya, buat jaga-jaga jika punya kelak.

  • terima kasih kang. cara bagus nih, kemarin punya power bank baru satu bulan dah rusak, gak tau apanya gak bisa ngisi…..izin follow blognya ya kang

  • wah tipsnya mantap mas, tak praktekin

  • Saya mah power banknya aja gak punya mas, tapi makasi banget atas sharingnya sapa tahu nanti saya punya power bank nanti bisa balik lagi kesini 🙂

  • Pingback: Tutorial Cara Memperbaiki Power Bank Rusak - IT-Jurnal.com()