Pengertian dan Jenis Malware Ransomware

Pengertian dan Jenis Malware Ransomware

Bagi sebagian orang, internet menjadi dunia kedua dalam kehidupannya. Namun internet jauh dari kata ‘Aman’. Sering kali kita menemukan banyak konten pornografi, narkoba dan tindakkan cyber Crime¬†lainnya bertebaran di internet. Pada kesempatan kali ini saya akan fokus membahas pengertian dan jenis malware ransomware.

Ransomware adalah salah satu jenis malware yang bertujuan untuk meminta tebusan kepada korban. Ransomware, sesuai dengan namanya, ransom = tebusan ( dalam bahasa Inggris ), jenis malware ini bertujuan untuk memeras korban yang komputernya terinfeksi ransomware dengan meminta sejumlah uang sebagai tebusan.

Bagi yang sering berselancar di internet, tentu akan sering bertemu dengan malware ransomware. Karena biasanya, malware ini  muncul saat kita men-download suatu file atau mengunjungi website tertentu. Terlebih link- link website yang kurang aman untuk dikunjungi.

Jenis- Jenis MALware Ransomware

Secara umum ada dua jenis ransomware yaitu sebagai berikut :

  • Locker Ransomware ( Non- Enkripsi )

Locker Ransomware menginfeksi korban dengan menutup akses ( lock-screen) ke dalam resources yang ada dikomputernya. Setelah layar terkunci, pelaku akan meminta sejumlah tebusan kepada korban, agar hak akses korban dapat diberikan kembali.

  • Crypto Ransomware ( Enkripsi )

Crypto Ransomware merupakan jenis yang paling digunakan oleh pelaku kejahatan siber. Crypto Ransomware akan mengenkripsi file- file penting dalam komputer, lalu pelaku akan meminta uang tebusan untuk mendapatkan kunci deskripsinya.

pengertian dan jenis malware ransomware

Selain dua jenis ransomware diatas, masih ada jenis ransomware yang banyak di temukan di internet. Lockscreen ransomware merupakan jenis lain malware yang menginfeksi komputer korban.

Lockscreen ransomware akan akan mengunci komputer korban agar tidak dapat melakukan aktifitas apapun di komputer. Sampai korban membayar tebusan yang di inginkan pelaku.

Tidak jarang pelaku akan memainkan sisi psikologis korban. Misalnya, menampilkan notifikasi pada layar, yang berpura- pura menjadi pihak berwenang yang sedang melakukan tugas. Dan korban dianggap sebagai pihak bersalah. Karenan merasa takut dan tertekan pada ancaman tersebut, korban akan mengikuti perintah sesuai dengan yang pelaku inginkan.

Tentunya ini menjadi perhatian khusus untuk kita semua. Bahwa kita harus bijak berselancar di internet. Jangan terkecoh oleh malware seperti ini.

Sekian pembahasan mengenai pengertian dan jenis malware ransomware, semoga bermanfaat !